Monday, February 29, 2016

Jadwal Rutinitas (tugas Studi Feminisme)


Memenuhi Tugas Mata Kuliah Studi Feminisme
Membuat rutinitas dalam rumah dan analisisnya

"Sedikit menjelaskan tentang siapa saja yang ada dalam keluarga saya. Saya adalah anak pertama dari tiga bersaudara, saya sendiri masih menekuni belajar di kampus IAIN Tulungagung. Adik saya yang kedua masih sekolah di kelas 2 SMA Islam Sunan Gunung Jati dan adik saya yg kecil yang berada di kelas 3 juga sekolah di SMP Islam Sunan Gunung Jati, kedua adik saya tersebut belajar juga mendalami keagamaan dalam pesantren, yakni PPHM Asrama putri Sunan Pandanaran, Ngunut, Tulungagung.
Dalam keluarga saya, yang tersisa hanya ibu saya saja karena bapak saya sudah meninggal semenjak tahun 2005. karena adik saya berada dalam lingkungan pondok, maka dari itu dalam rumah kami hanya ada saya dan ibu saya saja. ibu saya sendiri mempunyai pekerjaan membuat sayur yang sudah matang setiap harinya, yang dititipkan ke toko atau penjual sayur keliling." berikut rutinitas yang dapat saya utarakan dalam satu harinya :

  • jam 02.00 WIB : biasanya ibu saya pada jam ini sudah bangun untuk mengambil air wudhu dan melakukan sholat malam, serta mempersiapkan atau memasak sayur yang akan dijualnya. itupun dilakukan berdua beserta tetangga saya yang membantu dalam memasaknya.
  • jam 04.15 WIB : saya bangun atau biasanya dibangunkan untuk membantu ibu saya mengantarkan sayur matang tersebut ke toko atau penjual sayur keliling. di saat saya mengantar sayur tersebut ibu saya melakukan sholat shubuh dan setelah itu membereskan apapun perlengkapan yang digunakannya untuk memasak tadi.
  • jam 05.00 WIB : saya balik dari mengantar sayur dan terus langsung melakukan sholat shubuh.
  • jam 05.30-07.00 WIB : ibu saya mempersiapkan diri untuk pergi ke pasar untuk membeli sayur-sayuran yang akan dimasak besoknya. pada jam ini tersebut juga saya biasanya menonton tv sambil menunggu nasi yg masih dimasak menggunakan ricecooker, untuk saya makan dalam sarapan pagi saya, dan persiapan untuk berangkat kuliah kalo seandainya ada jam kuliah pagi.
  • jam 08.00 WIB : ibu saya beres-beres rumah, memcuci, dan kadang kala kalau ada perkerjaan di sawah meskipun sawah tersebut milik kakek saya, ibu saya memebantunya. saya sendiri seandainya pada jam ini tidak ada perkuliahan, bisasnya juga ikut membantu atau terkadang menyelesaikan beberapa tugas yang belum selesai.
  • jam 10.00 atau 11.00 WIB : ibu saya melakuakn tidur siang untuk mengistirahatkan badannya yang sudah capek sedari pagi. dan saya sendiri masih dalam lingkungan kampus, yang melekukan rutinitas sebagai mahasiswa.
  • jam 13.00 atau 13.30 WIB : ibu saya pergi ketempat dimana beliau menitipkan sayurnya yang saya antar pada pagi hari, untuk diambil sisa dan hasil adri penjualan sayur matangnya tersebut.
  • jam 15.00 WIB : saya pulang dari kampus dan beristirahat sebentar, dan langsung melakukan rutinitas mencari rumput untuk kambing peliharaan kami. tetapi seandainya saya ada kuliah sampai sore hari biasanya ibu saya yang harus menggantikan saya mencari rumput.
  • jam 16.00 WIB : adzan sholat ashar bersiap-siap menuju masjid untuk mengajar mengaji. karena beliau juga menjadi guru ngaji di masjid yang dekat rumah saya.
  • jam 17.00 WIB : ibu saya pulang dari masjid melihat TV sama-sama sampai azdan magrib.
  • jam 18.00 WIB : ibu saya sholat magrib dan langsung mengajar mengaji lagi adik-adik yang datang kerumah saya. ketika itu pula saya sholat magrib kadang saya gunakan membaca buku atau melihat TV lagi.
  • jam 18.30 WIB : ibu saya selesai mengajar dan langsung menyiapkan sayur yang akan di masak di pagi harinya. saya pun juga ikut membantu dalam menyiapkannya dengan sambil menonton televisi.
  • jam 21.00 WIB : ibu saya sholat isya' dan langsung istirahat tidur untuk besok paginya bangun pagi lagi. pada jam yang sama pula biasanya saya belajar atau mengerjakan tugas atau pun membaca buku sampai merasa mengantuk dan langsung tidur.
"sedikit beberapa rutinitas dalam keseharian keluarga saya. dalam hal diatas hanya saya dan ibu saya yang lebih condong tertera, karena kedua adik saya berada di pondok dan saya tidak tau bagaimana rutinitasnya. beberapa hal yang mungkin dapat saya tangkap dalam keluarga saya, ibu saya memiliki tanggungjawab lebih dan juga sebagai kepala keluarga. karena beliau yang mencari nafkah untuk membiayai sekolah adik saya dan juga saya. Alhamdulillahnya, saya mendapatkan beasiswa yang manakala dapat meringankan ibu saya.

Apa Itu Santri ???

22 Oktober menjadi salah satu tanggal dalam pengkalenderan masehi, yang mana dijadikan sebagai peringatan “Hari Santri Nasioanal”. Mung...